Bupati Egi Minta BGN Setop Sementara SPPG Belum Penuhi Standar

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama saat sidak ke SPPG Ketapang 007 di Desa Pematang Pasir
Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama saat sidak ke SPPG Ketapang 007 di Desa Pematang Pasir, Kamis 17 September 2026. Foto: Diskominfo Lamsel

KETAPANG – Buntut dugaan keracunan 11 siswa MI Ma’arif Desa Pematang Pasir, Kecamatan Ketapang, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama mengambil langkah tegas.

Bupati Egi meminta Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara atau suspend seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belum memenuhi syarat perizinan dan standar teknis.

Langkah Bupati Egi itu usai menjenguk siswi yang masih menjalani perawatan di Puskesmas Ketapang dan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SPPG Ketapang 007 di Desa Pematang Pasir, Kamis 17 September 2026.

Sidak itu menyusul laporan dugaan keracunan siswa usai mengonsumsi makanan MBG yang dipasok dari SPPG Ketapang 03.

“Saya minta semua dapur MBG yang ada di Lampung Selatan, mana yang izinnya belum selesai, di-suspend dulu saja,” tegas Bupati Egi usai meninjau SPPG Ketapang 007.

Menurut Egi, program MBG adalah program strategis nasional untuk peningkatan gizi anak, sehingga pelaksanaannya jangan abaikan keamanan pangan dan kesehatan penerima manfaat.

Dalam sidak tersebut, Egi menemukan sejumlah aspek teknis belum memenuhi standar, salah satunya sistem kelistrikan dan daya cadangan genset.

Dalam pemeriksaan itu, ia menemukan sejumlah aspek teknis yang masih perlu dibenahi. Salah satu yang menjadi perhatian adalah sistem kelistrikan, termasuk ketersediaan daya cadangan atau genset yang dinilai belum memenuhi standar.

“Kemarin saya mendapat laporan terkait dugaan keracunan dari MBG. Hari ini saya cek langsung ke lokasi,” ujarnya.

Egi menekankan seluruh pengelola SPPG wajib disiplin menjalankan Standar Operasional Prosedur, mulai dari pengolahan bahan, proses memasak, distribusi, hingga penyajian kepada siswa.

Secara terpisah, Koordinator Wilayah SPPG Lampung Selatan, Alfarizi, membenarkan dapur yang di-suspend buntut dugaan keracunan MI Ma’arif adalah SPPG Ketapang 03.

“Iya, sesuai administrasi, dapur yang di-suspend merupakan SPPG Lampung Selatan Ketapang Ketapang 03,” kata Alfarizi.

Pemkab Lampung Selatan menegaskan evaluasi menyeluruh akan terus dilakukan agar pelaksanaan MBG ke depan lebih aman, tertib, dan sesuai standar, serta memberi rasa aman bagi siswa dan orang tua. (kmf)

Related posts

Leave a Comment